top of page

Groupe de SOCIAL EBENE

Public·21 membres
Daniel Miller
Daniel Miller

Contoh Makalah Permasalahan Pendidikan


Makalah dibentuk secara sistematis dengan beberapa elemen dasar yaitu cover atau halaman muka, judul, kata pengantar, daftar isi, bab pendahuluan, bab isi, bab penutup dan juga daftar pustaka. Tujuan setiap makalah berbeda-beda sesuai dengan tema yang diangkat, contoh makalah tentang blog akan berbeda tujuannya dengan makalah tentang perbankan syariah.




Contoh Makalah Permasalahan Pendidikan



Nah, pada kali ini penulis akan mengangkat tentang pendidikan atau bertemakan pendidikan. Seperti halnya diatas, bahwa makalah tema pendidikan memiliki tujuan tersendiri untuk mengangkat pendidikan. Dibawah ini ada contoh makalah tentang pendidikan yang dapat menjadi referensi Anda yang akan ingin membuat makalah. Judul makalah yang diangkat yaitu Permasalahan Pendidikan di Indonesia.


Apa saja sih penyebab rendahnya pendidikan di Indonesia, seperti masalah efektifitas, efisiensi dan standardisasi pengajaran. Di bawah ini permasalahan khusus penyebab rendahnya dunia pendidikan antara lain biasanya pendidikan yang terlalu mahal, kurang relevan antara pendidikan dengan kebutuhan, kurangnya pemerataan pendidikan, rendahnnya prestasi siswa, kurangnya kesejahtraan guru, rendahnya kualitas guru, serta rendahnya sarana fisik pendidikan tersebut.


Guru-guru sekarang banyak sekali guru-guru yang hanya sebatas mengajar, kecuali bagi guru-guru lama yang yang sudah berdedikasi di dunia pendidikan. Gaji guru menjadi permasalahan saat ini, banyak sekali guru yang resign mengajar dan lebih menjadi buruh pabrik hal ini karena gaji guru yang begitu rendah. Selain staf pengajar, masalah sarana belajar perlu diperhatikan agar proses belajar mengajar lebih berkuallitas.


Salah satu karya ilmiah yang sangat bermanfaat untuk meningkatkan kualitas serta pangkat guru adalah makalah best practice. Secara global, best practice merupakan pengalaman terbaik yang nantinya disusun menjadi sebuah laporan. Sayangnya, masih ada guru yang kurang memahami hal ini. Sejatinya, karya jenis ini hampir sama dengan penelitian pembelajaran lainnya. Bedanya, best practice berdasarkan pengalaman guru, mulai dari permasalahan hingga inovasi solusi untuk perbaikannya.


Pada dasarnya, makalah best practice merupakan jenis karya ilmiah yang disusun oleh guru. Pembuatan karya tersebut berdasarkan pengalaman selama menjalankan peran dan kewajiban sebagai tenaga kependidikan. Di samping itu, guru juga perlu menerapkan penguasaan pedagogik dan materi dalam penyusunan best practice.


Dalam konteks etika masa depan tersebut, karenanya visi pendidikan seharusnya lahir dari kesadaran bahwa kita sebaiknya jangan menanti apapun dari masa depan, karena sesungguhnya masa depan itulah mengaharap-harapkan dari kita, kita sendirilah yang seharusnya menyiapkannya (Joesoef, 2001: 198). Visi ini tentu saja mensyaratkan bahwa, sebagai institusi, pendidikan harus solid. Idealnya, pendidikan yang solid adalah pendidikan yang steril dari berbagai permasalahan. Namun hal ini adalah suatu kemustahilan. Suka atau tidak suka, permasalahan akan selalu ada dimanapun dan kapanpun, termasuk dalam institusi pendidikan.


Makalah ini berusaha mengidentifikasi dan memahami permasalahan-permasalahan pendidikan kontemporer di Indonesia. Permasalahan-permasalahan pendidikan dimaksud dikelompokkan menjadi dua kategori, yaitu permasalahan eksternal dan permasalahan internal. Perlu pula dikemukakan bahwa permasalah pendidikan yang diuraikan dalam makalah ini terbatas pada permasalahan pendidikan formal.


Dari berbagai permasalahan pada dimensi eksternal pendidikan di Indonesia dewasa ini, makalah ini hanya akan menyoroti dua permasalahan, yaitu permasalahan globalisasi dan permasalahan perubahan sosial.


Oleh karena itu, dewasa ini globalisasi sudah mulai menjadi permasalahan actual pendidikan. Permasalahan globalisasi dalam bidang pendidikan terutama menyangkut output pendidikan. Seperti diketahui, di era globalisasi dewasa ini telah terjadi pergeseran paradigma tentang keunggulan suatu Negara, dari keunggulan komparatif (Comperative adventage) kepada keunggulan kompetitif (competitive advantage). Keunggulam komparatif bertumpu pada kekayaan sumber daya alam, sementara keunggulan kompetitif bertumpu pada pemilikan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas (Kuntowijoyo, 2001: 122).


Globalisasi memang membuka peluang bagi pendidikan nasional, tetapi pada waktu yang sama ia juga mengahadirkan tantangan dan permasalahan pada pendidikan nasional. Karena pendidikan pada prinsipnya mengemban etika masa depan, maka dunia pendidikan harus mau menerima dan menghadapi dinamika globalisasi sebagai bagian dari permasalahan pendidikan masa kini.


Seperti halnya permasalahan eksternal, permasalahan internal pendidikan di Indonesia masa kini adalah sangat kompleks. Daoed Joefoef (2001: 210-225) misalnya, mencatat permasalahan internal pendidikan meliputi permasalahan-permasalahan yang berhubungan dengan strategi pembelajaran, peran guru, dan kurikulum. Selain ketiga permasalahan tersebut sebenarnya masih ada jumlah permasalahan lain, seperti permasalahan yang berhubungan dengan sistem kelembagaan, sarana dan prasarana, manajemen, anggaran operasional, dan peserta didik. Dari berbagai permasalahan internal pendidikan dimaksud, makalah ini hanya akan membahas tiga permasalahan internal yang di pandang cukup menonjol, yaitu permasalahan sistem kelembagaan, profesionalisme guru, dan strategi pembelajaran.


Permasalahan pendidikan di Indonesia masa kini sesungguhnya sangat kompleks. Makalah ini dengan segala keterbatasannya, hanya sempat menyoroti beberapa diantaranya yang dikelompokkan menjadi dua kategori, yaitu permasalahan eksternal dan internal. Dalam permasalahan eksternal di bahas masalah globalisasi dan masalah perubahan social sebagai lingkungan pendidikan.


Sedangkan menyangkut permasalahan internal disoroti masalah system kelemahan (dialisme dikotomi), profesionalisme guru, dan strategi pembelajaran. Dari pemahaman terhadap sejumlah permasalahan dimaksud di atas dapat disimpulkan bahwa berbagai permasalahan pendidikan yang komplek itu, baik eksternal maupun internal adalah saling terkait.


Hal ini tentu saja menyarankan bahwa pemecahan terhadap permasalahan-permasalahan pendidikan tidak bisa dilakukan secara parsial; yang merupakan pendekatan terpadu. Bagaimanapun, permasalahan-permasalahan di atas yang belum merupakan daftar lengkap, harus kita hadapi dengan penuh tanggung jawab. Sebab, jika kita gagal menemukan solusinya maka kita tidak bisa berharap pendidikan nasional akan mampu bersaing secara terhormat di era globalisasi dewasa ini.


À propos

Bienvenue dans le groupe ! Vous pouvez communiquer avec d'au...

membres

bottom of page